Selain Menjadi Pelukis, Hitler Dulunya Juga Bercita-cita Sebagai Pemuka Agama


Catatan sejarah menunjukkan bahwa sewaktu kecil, Adolf Hitler memang pernah bercita-cita menjadi seorang imam atau pastor (pastur).

Sekitar usia 8 hingga 10 tahun (sekitar tahun 1897-1898), Hitler tinggal di Lambach, Austria, dan bersekolah di Biara Benediktin Lambach. 

Ia aktif mengikuti kursus menyanyi dan menjadi anggota paduan suara gereja. Hitler dilaporkan memiliki suara yang bagus dan sangat menikmati upacara keagamaan yang megah. Ia sangat mengagumi otoritas dan kemegahan jabatan Kepala Biara (Abbot). 


Hitler kecil bahkan sering membayangkan dirinya berada di posisi tersebut. Ibunya, Klara Hitler, adalah seorang Katolik yang sangat taat. Ia kabarnya sangat mendukung dan berharap putranya itu benar-benar menjadi seorang imam.

Di rumah, ia sering terlihat mengenakan pakaian seperti jubah dan "bermain" menjadi pastor, bahkan memberikan khotbah panjang di hadapan teman-temannya. 

Namun, minat ini memudar seiring bertambahnya usia, terutama setelah ia memasuki masa remaja dan mulai mengalami konflik dengan ayahnya, serta pindah ke sekolah yang berbeda. Saat dewasa, ia justru menjadi sangat kritis terhadap Gereja dan Agama.