Kota Whittier di Alaska adalah sebuah komunitas unik yang terkenal karena hampir seluruh penduduknya tinggal dalam satu gedung besar bernama Begich Towers.
Gedung ini awalnya dibangun pada masa Perang Dingin oleh militer Amerika Serikat sebagai barak dan fasilitas strategis. Setelah pangkalan militer ditutup, gedung tersebut diubah menjadi kompleks perumahan bagi warga sipil.
Hingga kini, sekitar 200–300 penduduk Whittier tinggal di dalam gedung ini. Begich Towers berfungsi layaknya sebuah “kota mini” karena di dalamnya terdapat apartemen, sekolah, gereja kecil, toko kelontong, kantor pos, hingga kantor pemerintahan kota.
Dengan demikian, hampir semua kebutuhan sehari-hari dapat dipenuhi tanpa harus keluar dari gedung, yang sangat membantu mengingat cuaca Alaska sering ekstrem dengan salju tebal dan angin kencang.
Selain itu, akses menuju Whittier juga unik. Kota ini hanya bisa dicapai melalui terowongan kendaraan terpanjang di Amerika Utara, yaitu Anton Anderson Memorial Tunnel, yang panjangnya lebih dari 4 km. Terowongan ini digunakan secara bergantian oleh mobil dan kereta api, sehingga perjalanan keluar-masuk kota diatur dengan jadwal tertentu.
Keunikan Whittier sering membuatnya dijuluki sebagai “kota di dalam satu gedung”. Kehidupan di sana mencerminkan kedekatan antarwarga, karena mereka berbagi ruang yang sama sekaligus menghadapi tantangan alam bersama-sama